Postingan

Kimia Medisinal 14

 Obat anti-TB (OAT) yang berhubungan dengan hepatotoksisitas adalah masalah medis serius di dunia terutama untuk pasien TB. Produksi dan pengeluaran racun metabolit obat tergantung pada aktivitas beberapa enzim, seperti N-asetil transferase 2 (NAT2), sitokrom P450 oksidase (CYP2E1) dan glutathione S-transferase (GSTM1). Variasi dari urutan DNA atau polimorfisme pada lokus ini (NAT2, CYP2E1 dan GSTM1) dapat memodulasi aktivitas enzim ini dan dapat mempengaruhi risiko terjadinya hepatotoksisitas. Pengetahuan polimorfisme pada lokus ini terutama sebelum pengobatan, berguna dalam mengevaluasi risiko dan mengendalikan hepatotoksisitas oleh karena OAT Link  https://youtu.be/CRi1ZHt08Ec

Kimia Medisinal 12

 Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hubungan kuantitatif antara struktur dan aktivitas analgesik senyawa turunan meperidin dan menentukan persamaan Hansch antara senyawa turunan meperidin dengan aktivitas analgesiknya. Penelitian dilakukan melalui perhitungan komputer (in silico) dengan menggunakan metode semiempiris AM1. Tahap pertama yaitu melakukan pemodelan molekul senyawa turunan meperidin, kemudian melakukan proses optimasi geometri. Langkah kedua yaitu melakukan pencarian nilai deskriptor yang berupa deskriptor elektronik, sterik, dan hidrofobik. Tahap terakhir dilakukan analisis statistik menggunakan regresi berganda model Backward Link  https://youtu.be/H0rx1-LZXU4

Kimia Medisinal 10

 Biofarmasi telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir karena luar biasa kemajuan dalam rekombinasi gen dan teknologi kultur sel. Karena struktur dasar biofar maceuticals dapat dirancang dan dimodifikasi, dimungkinkan untuk mengontrol durasi aksi damenargetkan jaringan dan sel tertentu dengan modifikasi kinetik. Modifikasi urutan asam amino, protein fusi albu min, modifikasi polietilen glikol (PEG), dan modifikasi asam lemak memiliki telah digunakan untuk mengubah durasi kontrol dan penargetan tindakan. Ulasan ini pertama kali menjelaskan posisi biofarmasi, dan kemudian kinetika (penyerapan, distribusi, metabolisme, eliminasi, dan farmakokinetik) biofarmasi klasik dan metode kuantifikasi obat. Inovasi kinetik biofarmasi diuraikan, termasuk analog insulin, obat terkait antibodi (antibodi monoklonal, analog Fab, analog Fc, terkonjugasi Fab-PEG protein, konjugat obat-antibodi, dll.), faktor pembekuan darah, interferon, dan lainnya yang terkait narkoba.  Link Vidio ...

Metode Farmakologi 7

dalam Optimasi Energi Mekanik Kuantum untuk Struktur Protein– Ligan ditemukan metode baru telah diusulkan untuk menjelaskan atau mempersentasikan penuh dari metode perhitungan ab initio mekanika kuantum untuk energi interaksi protein, khususnya sistem interaksi protein-ligan. Yang mana prinsip dasarnya dalah dengan memotong rantai protein menjadi fragmen asam amino individu dan menyisipkan pasangan tutup molekuler yang tepat (conjugate caps atau concaps) untuk menutup fragmen. Metode ini telah berhasil diuji pada beberapa sistem interaksi peptida-air kecil dengan hasil yang sangat baik, dan juga telah diterapkan baru-baru ini ke sejumlah sistem protein-ligan nyata dengan ribuan atom seperti HIV-I gp41, streptavidin– biotin, prinsi[ pendekatan MFCC adalah membagi molekul protein menjadi fragmen asam amino yang ditutup dengan benar Vidio  https://youtu.be/A2aVAgTD4AE

Kimia medisinal pertemuan 7

Peran androgen dalam seksualitas pria adalah vital. Diferensiasi embrio janin menjadi laki-laki dan pertumbuhan pada dasarnya disebabkan oleh adanya sejumlah fisiologis androgen (terutama testosteron dan metabolitnya yaitu dihidrotestosteron) dalam tubuh. Terlepas dari dua androgen utama ini, dehydroepiandrosterone yang dikeluarkan dari adrenal juga berkontribusi secara signifikan terhadap status androgenik keseluruhan dan karena itu mempengaruhi karakteristik seksual. Hipogonadisme pada masa dewasa dapat menyebabkan hilangnya libido dan aktivitas seksual (Gauthaman et al., 2002). Dari hasil penelitian diketahui bahwa dalam fraksi n-butanol gandarusa terdapat 12 komponen flavonoid dengan komponen mayor 6,8-di-α-l- arabinopiranosil-4’,5,7-trihidroksiflavon yang dikenal dengan gendarusin A, salah satu bahan anti fertilitas dengan aktivitas pencegahan penetrasi spermatozoa in vitro dengan mekanisme penghambatan enzim hialuronidase (Prajogo dkk., 2011). Dari monitoring efek samping oba...

Kimia medisinal 5

Salbutamol adalah obat untuk mengatasi sesak napas akibat penyempitan saluran udara di paru-paru (bronkospasme). Obat ini tersedia dalam bentuk hirup (inhaler), tablet, sirop dan suntik. Farmakologi salbutamol adalah sebagai bronkodilator golongan agonis reseptor β2 adrenergik selektif short acting. Selektivitas salbutamol lebih tinggi pada reseptor β2 di paru jika digunakan pada dosis kecil, namun selektivitasnya akan hilang jika dilakukan penambahan dosis. Farmakokinetik salbutamol yang diberikan secara inhalasi akan memberikan efek kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan pemberian secara oral link vidio : https://youtu.be/7MZE0ZU7TVY

Metode Farmakologi 5

Flavonoid merupakan golongan bahan alam fenolik yang dikenal baik dalam pengobatan tradisional maupun modern dalam pengobatan beberapa penyakit termasuk infeksi virus. Flavonoid menunjukkan potensi aktivitas penghambatan terhadap virus corona termasuk wabah pandemi saat ini yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2)  Analisis komputasi memperkirakan bahwa flavonoid dapat menunjukkan aktivitas penghambatan potensial terhadap SARS-CoV-2 dengan mengikat target virus esensial yang diperlukan dalam masuk dan/atau replikasi virus. Flavonoid juga menunjukkan aktivitas imunomodulator dan anti-inflamasi yang sangat baik termasuk penghambatan berbagai sitokin inflamasi video: https://youtu.be/wEnP0fIfKOo