Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

Kimia medisinal 5

Salbutamol adalah obat untuk mengatasi sesak napas akibat penyempitan saluran udara di paru-paru (bronkospasme). Obat ini tersedia dalam bentuk hirup (inhaler), tablet, sirop dan suntik. Farmakologi salbutamol adalah sebagai bronkodilator golongan agonis reseptor β2 adrenergik selektif short acting. Selektivitas salbutamol lebih tinggi pada reseptor β2 di paru jika digunakan pada dosis kecil, namun selektivitasnya akan hilang jika dilakukan penambahan dosis. Farmakokinetik salbutamol yang diberikan secara inhalasi akan memberikan efek kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan pemberian secara oral link vidio : https://youtu.be/7MZE0ZU7TVY

Metode Farmakologi 5

Flavonoid merupakan golongan bahan alam fenolik yang dikenal baik dalam pengobatan tradisional maupun modern dalam pengobatan beberapa penyakit termasuk infeksi virus. Flavonoid menunjukkan potensi aktivitas penghambatan terhadap virus corona termasuk wabah pandemi saat ini yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2)  Analisis komputasi memperkirakan bahwa flavonoid dapat menunjukkan aktivitas penghambatan potensial terhadap SARS-CoV-2 dengan mengikat target virus esensial yang diperlukan dalam masuk dan/atau replikasi virus. Flavonoid juga menunjukkan aktivitas imunomodulator dan anti-inflamasi yang sangat baik termasuk penghambatan berbagai sitokin inflamasi video: https://youtu.be/wEnP0fIfKOo

kimia medisinal pertmuan 3

konjugasi dengan asam glukuronat, asam amino (terutama glisina), asamsulfat, dan asam asetat. Kecuali pada konjugasi dengan asam asetat ataureaksi metilasi, pada konjugasi selalu dimasukkan gugus asam ke dalammolekul yang meningkatkan sifat hidrofil secara nyata. Konjugat asam inicepat diekskresikan oleh ginjal melalui proses aktif. Reaksi konjugasi bersifatsebagai reaksi detoksifikasi, karena produk konjugasi hampir selalu tidak aktifsecara biologi.  link video : https://youtu.be/8nstOE7N9yI