Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Kimia Medisinal 14

 Obat anti-TB (OAT) yang berhubungan dengan hepatotoksisitas adalah masalah medis serius di dunia terutama untuk pasien TB. Produksi dan pengeluaran racun metabolit obat tergantung pada aktivitas beberapa enzim, seperti N-asetil transferase 2 (NAT2), sitokrom P450 oksidase (CYP2E1) dan glutathione S-transferase (GSTM1). Variasi dari urutan DNA atau polimorfisme pada lokus ini (NAT2, CYP2E1 dan GSTM1) dapat memodulasi aktivitas enzim ini dan dapat mempengaruhi risiko terjadinya hepatotoksisitas. Pengetahuan polimorfisme pada lokus ini terutama sebelum pengobatan, berguna dalam mengevaluasi risiko dan mengendalikan hepatotoksisitas oleh karena OAT Link  https://youtu.be/CRi1ZHt08Ec

Kimia Medisinal 12

 Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hubungan kuantitatif antara struktur dan aktivitas analgesik senyawa turunan meperidin dan menentukan persamaan Hansch antara senyawa turunan meperidin dengan aktivitas analgesiknya. Penelitian dilakukan melalui perhitungan komputer (in silico) dengan menggunakan metode semiempiris AM1. Tahap pertama yaitu melakukan pemodelan molekul senyawa turunan meperidin, kemudian melakukan proses optimasi geometri. Langkah kedua yaitu melakukan pencarian nilai deskriptor yang berupa deskriptor elektronik, sterik, dan hidrofobik. Tahap terakhir dilakukan analisis statistik menggunakan regresi berganda model Backward Link  https://youtu.be/H0rx1-LZXU4

Kimia Medisinal 10

 Biofarmasi telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir karena luar biasa kemajuan dalam rekombinasi gen dan teknologi kultur sel. Karena struktur dasar biofar maceuticals dapat dirancang dan dimodifikasi, dimungkinkan untuk mengontrol durasi aksi damenargetkan jaringan dan sel tertentu dengan modifikasi kinetik. Modifikasi urutan asam amino, protein fusi albu min, modifikasi polietilen glikol (PEG), dan modifikasi asam lemak memiliki telah digunakan untuk mengubah durasi kontrol dan penargetan tindakan. Ulasan ini pertama kali menjelaskan posisi biofarmasi, dan kemudian kinetika (penyerapan, distribusi, metabolisme, eliminasi, dan farmakokinetik) biofarmasi klasik dan metode kuantifikasi obat. Inovasi kinetik biofarmasi diuraikan, termasuk analog insulin, obat terkait antibodi (antibodi monoklonal, analog Fab, analog Fc, terkonjugasi Fab-PEG protein, konjugat obat-antibodi, dll.), faktor pembekuan darah, interferon, dan lainnya yang terkait narkoba.  Link Vidio ...